Kurangi Rasa Sakit Akibat Menstruasi atau Haid dengan Madu

Dimulai pada masa pubertas yaitu antara usia 8 hingga 16 tahun, setiap perempuan akan mengalami menstruasi.

Kurangi Rasa Sakit Akibat Menstruasi atau Haid dengan Madu
Kurangi Rasa Sakit Akibat Menstruasi atau Haid dengan Madu
Menstruasi adalah sebahh proses keluarnya darah daru dalam rahim yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam.

Dinding rahim ini pada umumnya merupakan bagian dari rahim yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi.

Menurut pakar kesehatan ibu dan anak, siklus menstruasi umumnya akan muncul setiap sekira empat minggu yang dimulai dengan sejak hari pertama haid hingga hari pertama selanjutnya.

3 Fase dalam Menstruasi

  • Fase pertama. Hari pertama menstruasi adalah hari pertama pada siklus menstruasi dan terjadi sekitar 3 hingga 7 hari. Pada fase ini lapisan dinding rahim luruh  menjadi darah menstruasi. Ada banyak darah yang dikeluarkan saat menstruasi; sekira 30 hingga 40 ml pada tiap siklus.

    Pada hari-hari pertama menstruasi disebabkan oleh otot-otot rahim yang mengalami konstraksi karena harus mendorong dan mengluarkan lapisan dinding rahim yang luruhh menjadi darah menstruasi.

    Luruhnya lapisan dinding rahim dikarenakan kadar estrogen dan progesteron mengalami penurunan. Seiring dengan menurunnya estrogen dan progesteron yang terjadi di fase pertama, hormon perangsang folikel (FSH) mulai mengalami peningkatan yang sekaligus memancing berkembangnya beberapa folikel (kantong yang berisi indung telur) di dalam ovarium.

    Dari folikel-folikel yang berkembang hanya ada 1 folikel saja yang terus mengalami perkembangan memproduksi estrogen. Pada awal menstruasi, setiap wanita yang tengah menjalaninya akan memiliki estrogen yang rendah. Akan tetapi dengan berkembangnya folikel, hormon estrogen akan mulai meningkat kembali.

  • Fase kedua. Praovulasi dan ovulasi. Saat wanita atau perempuan mengalami praovulasi, lapisan dinding yang sempat luruh di fase pertama, sedikit akan kembali menebal. Lapisan dinding rahim tersebut cukup tipis sehingga sperma dapat melewati lapisan ini dengan mudah dan dapat bertahan sekira 3 hingga 4 hari. Pemicu penebalan pada dinding rahim adalah hormon estrogen yang meningkat.

    Masa oulasi tiap wanita selalu berbeda. Pembaca mungkin sempat berpikir bahwa ovulasi pada setiap wanita itu terjadi di hari 14 pasca siklus pertama. Padahal hal ini tidak bisa dijadikan patokan baku melainkan tergantung pada siklus menstruasi di masing-masing setiap perempuan yang menjalaninya.

    Apabila saat ini pembaca adalah wanita yang tengah berencana memiliki momongan ada baiknya Anda bergaul dengan suami pada masa praovulasi hingga ovulasi. Pasalnya ini adalah masa subur terbaik dan sperma dapat bertahan lebih-kurang selama 3 hingga 5 hari.

  • Fase ketiga atau Pra Menstruasi.  Pada fase ini lapisan dinding rahim semakin menebal karena folikel pecah dan mengeluarkan sel telur, membentuk korpus luteum, lalu korpus luteum akan memproduksi progesteron yang membuar lapisan dinding rahim makin menebal.

    Apabila tidak terjadi pembuahan, setiap wanita akan merasakan gejala pramenstruasi alias PMS, semisal perubahan emosi yang lebih sensitif dan perubahan kondisi fisik seperti nyeri pada payudara, kepala pusing, cepat lelah atau kembung.

    Selain gejala tersebut korpus luteum akan berdegenerasi dan berhenti memproduksi progesteron. Dengan menurunnya kadar progesteron dan estrogen karena tidak terjadi pembuahan maka lapisan dinding rahim akan luruh hingga menjadi darah menstruasi.  
Kurangi Rasa Sakit Akibat Menstruasi atau Haid dengan Madu
Inti dari penjelasan di atas, wanita berresiko merasakan sakit ketika menjalani menstruasi atau haid. Hal ini bisa disebut juga sebagai gangguan. Gangguan menstruasi atau haid yang kerap dirasakan setiap wanita adalah rasa sakit atau nyeri pada perut, haid lebih lama, darah menstrasui yang kebanyakan serta haid menjadi tidak lancar.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan setiap wanita yang ingin mengurangi keluhan yang sudah disebut pada paragraf sebelumnya, seperti memanfaatkan jeruk nipis.

Jeruk nipis terbukti berkhasiat memperlancar siklus menstruasi atau haid. Caranya; silakan Anda campur tiga sendok air perasan jeruk nipis yang dicampur dengan air hangat plus madu (Tropis Brazil).

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, minumlah air campuran jeruk nipis dengan madu ini tiga kali setiap hari dengan takaran setengah gelas.

Dengan siklus menstruasi atau haid yang lancar, rasa sakit akan cenderung mampu diminimalisir. Itulah tips yang bisa dilakukan saat berusaha mengurangi rasa sakit akibat menstruasi atau haid. Selamat mencoba! 

Komentar